Kehidupan Keluarga

Hampir semua orang menyukai cerita keluarga.  Dalam buku ‘The Shelter of Each Other’, Mary Pipher memberi nasihat tentang membangun kembali keluarga-keluarga yang bermasalah. Ia menyelidiki bagaimana anak-anak zaman sekarang terkadang terlalu sering menonton televisi dan bermain video game. Ia mencontohkan pertemuan keluarga di mana anak-anak menonton video di ruang belakangsedangkan  para orang dewasa berbicara di ruang lain agar tidak diganggu. Dr. Pipher berpendapat bahwa hiburan semacam ini sesungguhnya merampas sesuatu yang berharga dari anak-anak. Walaupun berkumpul bersama, mereka tidak mengalami kebersamaan dan saling mengisi atau membangun kehidupan yang indah.

Alkitab mengisahkan salah satu cerita yang paling terkenal di seluruh Kitab Suci, yaitu perumpamaan tentang anak yang hilang. Pengarang Henri Nouwen, di dalam bukunya yang berjudul ‘The Return Of The Prodigal Son’, mengatakan bahwa semua orang kristiani, diwakili oleh salah satu dari ketiga karakter utama dalam cerita tersebut. Kadang-kadang kita menjadi si anak yang memberontak, yang membutuhkan pertobatan dan pengampunan. Pada kesempatan lain kita adalah sang kakak yang ingin menyimpan kemarahan dan tidak mau mengampuni. Namun, apabila kita semakin dewasa, kita akan menjadi seperti sang bapa, yang rindu melihat semua anaknya diperdamaikan. Nouwen mengakhiri bukunya dengan kata-kata berikut: "Pada saat memerhatikan tangan saya yang menua, saya kemudian menyadari bahwa kedua tangan itu diberikan kepada saya untuk menjangkau mereka yang menderita, untuk menepuk bahu-bahu mereka yang datang, dan untuk menawarkan berkat dari kebesaran kasih Allah."

Peran apakah yang Anda mainkan di dalam cerita keluarga Anda? Apakah Anda membutuhkan keberanian untuk bertobat dan memohon pengampunan? Atau apakah Anda membutuhkan belas kasihan untuk memberikan pengampunan? Allah memberikan kita keluarga untuk mengisi dan membangunnya dengan baik agar kita berbahagia. Sekarang adalah waktu yang baik untuk memulai.

Kerja sama sangat penting dalam bisnis dan industry demikian pula dalam kehidupan keluarga. Untuk menekankan hal ini, Co-op Magazine memuat tulisan berikut: "Anda telah sering mendengar tentang keluarga 'Tate'?!. Mereka ada pada setiap organisasi atau keluarga. Ada Dick Tate [Mendikte] yang ingin mengatur segalanya. Ro Tate [Memutar] ingin mengubah segala sesuatu. Agi Tate [Mengguncang] menciptakan masalah setiap ada kesempatan, dan Irri Tate [Mengganggu] selalu membantunya.

"Ketika gagasan baru ditawarkan, Hesi Tate [Meragukan] dan Vegi Tate [Kepasifan] membuat hati menjadi tawar. Imi Tate [Meniru] berusaha meniru setiap orang, Devas Tate [Merusak] senang merusak, dan Poten Tate [Penguasa] ingin menguasai. Namun Facili Tate [Memperlancar], Cogi Tate [Memikirkan], dan Medi Tate [Merenungkan] selalu menyelamatkan keadaan, dan berhasil menggerakkan semuanya untuk bekerja sama."

Kita adalah keluarga. Kita saling membutuhkan. Bekerja seorang diri takkan memberikan banyak hasil. Kita mengira dapat mengandalkan diri sendiri, tetapi ternyata tidak. Kita tidak dapat memenuhi panggilan tertinggi kita sebagai anggota tubuh Kristus bila kita tidak menyadari bahwa kita semua memiliki peran penting untuk dimainkan.

Marilah kita melakukan bagian kita dengan baik demi kebahagiaan bersama. Kita berusaha mengasihi, saling mendukung untuk kepentingan bersama, karena semua itu adalah untuk  kebaikan kita sendiri, keluarga,  dan sesama.

 

BERKUMPUL BERSAMA ADALAH PERMULAAN;

TETAP BERSAMA ADALAH KEMAJUAN;

BEKERJA SAMA ADALAH KEBERHASILAN

 

 

(sumber http://alkitab.sabda.org/illustration)