Character Building of Methodist School

Sekolah Kristen Methodist adalah salah satu  lembaga pendidikan yang mengutamakan pembentukan karakter siswa/inya sebagai tujuan utama yang akan mendampingi pertumbuhan  kognitifnya. Karena aspek kognisi yang tinggi  tanpa moral dan karakter yang kuat sebagai pribadi tidak akan ada artinya. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut Sekolah Kristen Methodist  mengadakan pembinaan karakter secara tersusun dan terencana.

Pergurun Kristen Methodist Indonesia  sejak tahun ajaran 2004/2005 telah melaksanakan pembelajaran Character Building di sekolah mulai dari tingkat TK sampai  SMA. Dengan pembelajaran pembentukan karakter ini, sekolah Methodist berusaha menanamkan kebiasaan (habituation) tentang hal yang baik diharapkan siswa didik menjadi faham (domein kognitif) tentang mana yang baik dan salah, mampu merasakan (domein afektif) nilai yang baik  dan mampu melakukannya  (domein psikomotor).   Seperti kata Aristotle, karakter itu erat kaitannya dengan “habit” atau kebiasaan yang terus menerus dipraktekkan dan dilakukan.

Tujuan

Adapun tujuan dan manfaat pembangunan karakter di seklah ini adalah:

  1. membentuk siswa/I memiliki karakter Yesus Kristus dalam hidupnya
  2. memotivasi siswa untuk menjadi pribadi yang membanggakan dengan mengembangkan kualitas karakter yang dimiliki (siswa tidak hanya pintar secara pengetahuan saja tetapi juga memiliki karakter yang baik)
  3. menciptakan suasana kehidupan antar sesame yang aman, nyaman dan harmonis.

Model Pembinaan Karakter Sekolah Methodist

Pembelajaran Karakter di Sekolah Methodis  di bagi dalam dua bentuk. Pertama, untuk TK_SD  pembinaan karakter di lakukan oleh wali kelas masing-masing, namun untuk tingkat SMP dan SMA di bawakan dalam bentuk kelompok kecil; dimana siswa/I di bagi dalam kelompok-kelompok yang beranggotakan  8-10 orang yang dipimpin oleh seorang  pemimpin kelompok.  Setiap pemimpin kelompok tersebut akan mendapat kelas pembekalan materi seminggu sekali yang di berikan oleh Kordinator CB Sekolah Methodist.

Kurikulum CB

Kurikulum dari pembinaan Karakter di sekolah Methodist  diberikan dengan beberapa cara, antara lain:

  • Membahas tema-tema karakter : untuk TK – SD, pembahasan satu tema karakter dilakukan secara bersama-sama di dalam kelas oleh wali kelas masing-masing. Sedangkan untuk  SMP-SMU dibagi kedalam kelompok-kelompok kecil. Materi dari tiap tema karakter ini disesuaikannya dengan konteks dan kondisi pergumulan remaja pada masa kini.
  • Pemutaran Film : khususnya untuk siswa SMP-SMU yang menekankan pengalaman –pengalaman tokoh-tokoh  yang memiliki karakter yang kuat. Biasanya setelah menonton, kemudian film tersebut di diskusikan kembali di dalam kelompok-kelompok yang ada. Pemutaran film tersebut, diadakan 2-3 kali selama satu semester.
  • Rekruitmen Pemimpin Kelompok Kecil: khususnya untuk siswa/I SMP-SMU setiap semester genap, diadakakn rekruitmen  Calon Pemimpin Kelompok Kecil. Rekruitmen ini bertujuan mencari bibit-bibit baru yang memiliki karakter dan jiwa kepemimpinan yang kuat. Setiap calon pemimpin kelompok kecil akan di seleksi beberap tahap. Kemudian yang lolos seleksi akan mengikuti Retreat Pemimpin Kelompok Kecil pada akhir semester genap.
  • Retreat Pemimpin Kelompok Kecil: juga khusus untuk siswa SMP-SMU Diadakan satu kali dalam  setahun pada akhir semester genap. Retreat ini bertujuan melengkapi dan melatih skill memimpin kelompok kecil bagi calon pemimpin kelompok kecil yang baru terpilih dan sekaligus mengup-grade pemimpin kelompok kecil yang lama. Rekruitmen ini terbuka bagi siswa/I SMP dan SMA
  • Workshop : direncanakan kedepan akan diadakan pelatihan berkala bagi wali-wali kelas TK-SD yang menangani kelas karakter untuk mengelola pembelajaran karakter yang kreatif di kelas.

Perguruan Kristen Methodist telah memulai menangani pembentukan karakter siswa/i-nya dengan harapan generasi bangsa Indonesia kedepan dipenuhi dengan orang-orang yang memiliki karakter  yang luar biasa untuk membangun bangsa dan memuliakan Tuhan kita Yesus Kristus.